Kepemimpinan Dan Pengembangan Diri
Elm

Self Leadership & Personal Development

Pembacaan yang mendalam tentang masa kecil dan remaja serta awal usia dewasa Rasulullah Saw mengantarkan kita pada suatu cakrawala baru bahwa Nabi kita adalah seorang yang mampu mengembangkan diri dan mengatasi berbagai kesulitan dengan luar biasa. Ia terlahir yatim, usia 6 tahun yatim piatu dan diasuh sang Kakek. Usia 8 tahun kakekpun meninggal dan dititipkan ke sang paman yang relatif miskin. Dalam usia dibawah 10 tahun ia harus mengais nafkahnya sendiri menjadi pengembala, mencari kayu bakar, buruh batu dan pasir serta bekerja serabutan untuk penduduk Mekkah. Hingga akhirnya menjadi pengusaha tangguh nyaris tanpa Modal. Bagaimana Muhammad Saw muda melakukan ini semua, itulah yang akan dibahas dalam volume 1 ini " Seni Kepemimpinan dan Pengembangan Diri Rasulullah Saw".


"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana (yang menimpa) orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan pelbagai macam cobaan)" .(Qs. Al-Baqarah (2) : 214)


"Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan keluhuran budi pekerti (HR. Al-Hakim al-Mustadrak, no. 5187)


Nabi bersabda : "Tenanglah, aku bukanlah seseorang raja, tetapi aku hanyalah anak dari seorang wanita Quraisy yang makan sisa daging dikeringkan(dendeng sederhana)."(HR Thabrani dan Baihaqi)


"Orang-orang hebat itu seratus  jumlahnya, dan yang paling hebat adalah Muhammad. "(Michael H. Hart)