Menata Keluarga Harmonis
Elm

Menata Keluarga Harmonis (Managing A Harmonious Family)

Salah satu sisi kehidupan Rasulullah Saw yang paling banyak disalah fahami adalah aspek kehidupan keluarganya. Kesalah fahaman ini bukan saja dikalangan orientalis tetapi tidak sedikit juga terjadi dengan Ummat Islam. Banyak yang menuduh praktek Poligami Rasul memiliki banyak masalah, ia haus wanita, ia seorang fedofil dan lain sebagainya. Hampir bisa dipastikan kesalah fahaman ini terjadi karena distorsi informasi dan pembacaan yang kurang akurat. Kita jarang menkaji berapa usia Rasul saat menikah lagi, bagaimana keadaan sosial janda-janda tua yang dinikahi Rasul, berapa jumlah anak bawaan janda tersebut, bagaimana dampak dakwah dan kemenangan sosial politis yang ditimbulkan. Bagaimana rasul menjadi kakek teladan, suami yang bijaksana, ayah idaman keluarga serta mertua yang penuh pengertian. Ia menyapu rumahnya sendiri, menjahit pakaiannya yang robek dan membantu menyiapkan masakan di dapur.


Nabi Saw bersabda : "Yang terbaik diantara kalian adalah yang terbaik kepada keluarganya dan aku adalah yang terbaik kepada keluarga diantara kalian"(H.R. At Tirmidzi, No. 3895, Hadits ini dalam Sahih Wa Da'if Sunan At-Turmudzi dinilai sahih.) Menurut Aisyah, "Beliau melayani keluarga, menjahit baju, mengesol sandal, memerah susu, mengerjakan keperluan sendiri, dan menambal timba. Begitu tiba waktu shalat, beliau lalu shalat "


"Sesungguhnya apapun yang kamu nafkahkan, maka hal itu adalah sedekah hingga sarapan yang kamu suap kan kemulut istrimu."(H.R. Al-Bukhari No. 2742, Kitab al-Wasaya, Baban Yatruk Waratsatuh Agniya.)


"Apabila Fatimah datang menemui Nabi Saw, beliau berdiri menghampiri Fatimah, menciumnya, dan menyuruhnya duduk dan menyuruhnya duduk di tempat duduk beliau. Sebaliknya, Fatimah juga melakukan hal yang sama apabila Nabi datang menemuinya."(H.R. Abu Dawud, No. 5219, Hadits ini shahih wa Da'if Sunan Abi Dawud, No. 5217)