Pengembangan Hukum
Elm

Legal Developement

Satu hal yang menarik untuk dicatat bahwa Mahkamah Agung (Supreme Court) Amerika Serikat memberikan pengakuan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad Saw sebagai satu dari 18 Law Giver terbesar sepanjang sejarah. Ia disandingkan bersama tokoh hukum dunia seperti Hammurabi, Julius Caesar, Justinian dan Charlemagne. pembacaan yang komprehensif terhadap sistem hukum yang diajarkan Rasulullah Saw akan mengantarkan kita pada kesimpulan bahwa hukum Islam itu syumul (menyeluruh), jalb al-mashalih (mengedepankan kemaslahatan) dan qilatu taklif (tidak memberatkan). Ia bersifat murunah (flexible) wasatiyah (moderasi) serta menjunjung tinggi keadilan. Rasulullah Saw juga mengajarkan taddaruj (unsur pentahapan) dalam pengembangan dan pelaksanaanya.


"Yang menghancurkan orang-orang terdauhulu tidak lain adalah, bahwa ketika yang mencuri di antara mereka adalah orang terhormat, mereka melepaskanny; tetapi ketika yang mencuri diantara mereka adalah orang lemah, mereka menjeratnya dengan hukuman. Demi Allah, seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri, niscaya aku akan tegakkan hukuman dengan memotong tangannya."(H.R. Al-Bukhari, no.3475)

"Dengan memerhatikan semua standar ukuran kehebatan manusia, kita bisa juga bertanya, apakah ada orang yang lebih hebat dari dia? ... Dia adalah filsuf, orator, rasul, legislator (penentu hukum), pemimpin tentara, negosiator ulung, pembaharu, pemimpin keagamaan, pendiri lebih dari 20 wilayah negara berasas agama. Dialah Muhammad."(Alphonse De Lamartine, Paris: 1854)