Peradaban Islam di Baghdad
PeradabanIslam

Baghdad, merupakan ibukota negara Dinasti Abbasiyah yang didirikan oleh Khalifah Abu Ja’far Al-Mansur (754 – 775 M) pada tahun762 M. Kota ini terletak di tepian sungai Tigris. Masa keemasan kota Baghdad terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Harun Al-Rasyid (786 – 809 M), dan anaknya Al-Makmun (813 – 833M). Di kota ini banyak terdapat Kuttab (sekolah dasar menengah), Madrasah (perguruan tinggi), Darul Hikmah (perpustakaan nasional), masjid-masjid besar serta Majelis-majelis Muhadharah dengan tokoh-tokohnya seperti Abu Ishak Al-Kindi, Abu Nashr Al- Faraby, Ibnu Bajah, Ibnu Thufail, Al-Ghazali dalam filsafat, Abu Zakaria Yuhana bin Maswaih, Sabur bin Sahal, Abu Zakaria Ar-Razy dalam kedokteran, dan Al-Khawarizmi yang menemukan angka nol dan bapak algebra dalam matematika dan ratusan tokoh lain dalam farmasi, kimia, astronomi, tafsir, hadits, kalam, dan ilmu bahasa.